Home

SOSIALISASI PERATURAN PERUNDANG UNDANGAN YANG TERKAIT DENGAN PEMANFAATAN RUANG

berita-simtaru-1

Dalam rangka memberi pemahaman akan pentingnya penatatan ruang DI Kota Singkawang,  maka Dinas Tata Kota Pertanahan dan Cipta Karya telah  mengadakan kegiatan Sosialisasi peraturan perundang undangan yang terkait dengan pemanfaatan ruang terhadap aparatur pemerintah dan masyarakat di Kota Singkawang. Kegiatan tersebut dilakukan pada tanggal 25 dan 26 Oktober 2016 bertempat di Aula Hotel Sentosa Singkawang. Sebelum acara dimulai disampaikan arahan oleh Sekretaris Dinas Tata Kota Pertanahan dan Cipta Karya Bapak Mohd. Syafrudin, S.Sos yang intinya bahwa Dinas Tata Kota Pertanahan dan Cpta Karya melalui Bidang Tata Ruang dan Pertanahan memiliki Tupoksi diantaranya memberikan pemahaman kepaada masyarakat terkait penataan ruang ini.  Kegiatan sosialisasi kali ini merupakan satu dari beberapa cara yang telah  dilakukan oleh dinas. Beberapa hal yang telah dilakukan untuk menyampaikan informasi terkait penataan ruang adalah dengan Sosialisasi (tatap muka), penyebaran pamlet dan buku, pemasangan baliho hasil perencanaan , dan pencetakan peta peta perencanaan yang disampaikan ke kelurahan dan kecamatan di seluruh Kota Singkawang.

Untuk sosialisasi yang dilakukan kali ini secara umum dibagi menjadi dua sesi yaitu penyampaian materi dan sesi tanya jawab atau diskusi. Untuk sesi pemaparan materi dilakukan oleh dua pemateri yang memiliki kapasitas di bidangnya yaitu:

  1. Fitriani, STP, MT, M.Sc dari direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri) dengan menyampaikan materi Kelembagaan Penataan Ruang pasca UU N 23 tahun 2014 dan penguatan kapasitas kelembagaan BKPRD
  2. Petrus Natalivan, ST., MT dari Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota , SAPPK (Sekolah Arsiterktur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan) Institut Teknologi Bandung dengan materi peran pemerintah dan masyarakat dalam perencanaan, pemanfaatan dan pengendalian pemanfaatan ruang

berita-simtaru-2

Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh sekitar 100 orang yang terdiri dari 70% masyarakat dan 30% aparatur pemerintahan. Diskusi dan tanya jawab terkait pemanfaatan ruang ini disampaikan oleh peserta dan dijawab oleh nara sumber ini dengan sangat lugas. Peserta berharap agar kegiatan semisal ini untuk dapat selalu dilaksanakan sebagai upaya memberikan pemahaman lebih kepada masyarakat yang masih awam mengenai tata ruang.

(TRP Team 102016)